Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung

KANAL WA

 


SENKOM SAR Jember Bersama Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Hari Ketiga Korban Tenggelam di Pantai Papuma

31.3.26
pantai papuma jember ombak besar lokasi wisata tenggelam senkom sar pencarian korban
Kondisi ombak di kawasan Pantai Papuma, Jember, lokasi pencarian korban tenggelam oleh tim gabungan termasuk SENKOM SAR.

Gelombang tinggi di Pantai Papuma kembali memakan korban. Seorang wisatawan asal Cianjur dilaporkan tenggelam setelah terseret ombak di area terlarang, Sabtu pagi (28/3/2026). 

Tim gabungan termasuk SENKOM SAR Jember langsung bergerak melakukan pencarian.

Memasuki hari ketiga, operasi pencarian terhadap korban tenggelam di Pantai Papuma, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, terus dioptimalkan oleh tim gabungan yang melibatkan berbagai unsur, termasuk SENKOM SAR Kabupaten Jember.

Hingga Senin (30/03/2026) sore, korban bernama Muhammad Sheva Yusuf (22), warga Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih belum ditemukan. Operasi pencarian akan dilanjutkan kembali pada Selasa (31/03/2026).

Korban sebelumnya dilaporkan terseret ombak saat berada di area tebing bawah Siti Hinggil, kawasan terlarang di Pantai Papuma, pada Sabtu (28/3/2026) pagi sekitar pukul 06.45 WIB. Saat kejadian, korban mengenakan baju hitam dan celana pendek abu-abu.

Memasuki hari ketiga pencarian, operasi SAR diawali dengan briefing pada pukul 07.00 WIB, dilanjutkan pembagian tugas sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan.

Tim SAR gabungan kemudian melaksanakan pencarian secara terpadu melalui berbagai metode. Pemantauan udara dilakukan menggunakan drone di sekitar lokasi kejadian, sementara pencarian di laut dilakukan menggunakan perahu karet dengan pola parallel search pattern. Selain itu, tim juga melakukan penyisiran darat sepanjang kawasan Pantai Papuma hingga Pantai Malikan dengan jarak sekitar 4,1 kilometer.

Sepanjang hari, upaya pencarian terus dilakukan dengan memperluas area jangkauan dan mengoptimalkan koordinasi antar unsur di lapangan. SENKOM SAR Kabupaten Jember turut berperan bersama tim gabungan dalam mendukung proses pencarian di berbagai sektor.

Pada pukul 17.00 WIB, tim melaksanakan evaluasi (debriefing) dengan hasil pencarian masih nihil. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali keesokan harinya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menyampaikan bahwa seluruh unsur SAR terus berupaya maksimal dalam proses pencarian.

“Memasuki hari ketiga, pencarian terus kami lakukan secara intensif dengan melibatkan seluruh potensi SAR, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara. Kami akan terus berupaya maksimal hingga korban ditemukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” ujarnya.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Jember, BPBD Kabupaten Jember, Pos AL Puger, Polair Puger, Polsek Wuluhan, Koramil Wuluhan, SAR Rimba Laut, SAR Lokal Papuma, MDMC, serta sejumlah relawan dan masyarakat setempat, termasuk SENKOM.

Peralatan yang digunakan dalam operasi ini meliputi satu unit rescue car, perahu karet lengkap dengan motor tempel, peralatan water rescue, perlengkapan medis, serta alat komunikasi untuk mendukung kelancaran pencarian.***

Senkom Kendari Resmi Dilantik, Siap Hadapi Hoaks dan Perkuat Kamtibmas

29.3.26
pelantikan senkom kendari fkpm sulawesi tenggara

KENDARI – Pengurus Senkom Mitra Polri Provinsi Sulawesi Tenggara resmi dilantik bersama Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat dalam sebuah acara di Aula Garuda LPMP Kendari, Kendari, Sabtu (29/01/2019).

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Pembina Pusat Senkom Mitra Polri, Srijono, sebagai bentuk penguatan peran organisasi dalam mendukung sistem keamanan berbasis masyarakat.

Perkuat Peran Mitra Polri dalam Kamtibmas

Sebagai organisasi masyarakat, Senkom Mitra Polri memiliki peran strategis dalam membantu tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan informasi serta mendukung pengamanan lingkungan.

Perkuat Peran Mitra Polri dalam Kamtibmas

Keberadaan Senkom menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sistem pengamanan swakarsa sebagai wujud bela negara dengan semangat patriotisme dan nasionalisme dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berlandaskan Regulasi dan Pembinaan Polri

Pembentukan Senkom Mitra Polri merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya terkait pengamanan swakarsa (pamswakarsa).

kegiatan senkom kendari kamtibmas

Organisasi ini resmi dibentuk pada 1 Januari 2004 di Jakarta sebagai wadah kelompok sadar kamtibmas di bawah pembinaan Mabes Polri

Selanjutnya, melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/526/V/2007 tanggal 7 Mei 2007, jajaran Polda diperintahkan untuk membina Senkom sebagai mitra Polri, termasuk dalam peran aktif di FKPM.

Sinergi Tangani Gangguan Keamanan dan Bencana

Dalam pelaksanaannya, Senkom terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun TNI/Polri.

Peran ini mencakup penyampaian informasi terkait gangguan kamtibmas, stabilitas nasional, hingga penanganan bencana alam.

Sinergi Tangani Gangguan Keamanan dan Bencana

Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan respons cepat terhadap berbagai potensi gangguan di tengah masyarakat.

Imbauan Waspadai Hoaks dan Konflik Sosial

Kapolda Sulawesi Tenggara, Iriyanto, mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah dengan menghindari konflik sosial yang dipicu oleh informasi tidak benar.

Pesan tersebut disampaikan melalui Kabid TI Polda Sultra, Dody Ruyatman.

“Mari bersama-sama hindari konflik sosial yang timbul dan mengganggu sitkamtibmas akibat informasi hoax,” ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan semakin memperkuat peran Senkom sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Dengan sinergi yang solid, Senkom Kendari siap menjadi garda terdepan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk penyebaran hoaks dan potensi konflik sosial di tengah masyarakat.***

Banjir Rendam Brebes, Warga Bertahan di Tengah Genangan, Senkom Salurkan Bantuan Warga

27.3.26

Ketanggungan, BrebesBanjir akibat luapan Sungai Babakan terjadi di wilayah Ketanggungan, Kabupaten Brebes, pada Kamis (26/3/2026), yang berdampak pada aktivitas masyarakat setempat. 

Air yang datang secara tiba-tiba merendam permukiman warga, jalan desa, hingga fasilitas umum. Dalam situasi tersebut, Senkom Mitra Polri turut hadir memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Peristiwa bermula dari meningkatnya debit air di hulu Sungai Babakan yang kemudian meluap ke wilayah permukiman. 

Dalam waktu singkat, genangan air meluas dan menutup akses jalan serta halaman rumah warga. Kondisi ini menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh dan memicu kepanikan di sejumlah titik terdampak.

Pemerintah Kabupaten Brebes bersama instansi terkait segera melakukan langkah penanganan darurat.

Bantuan logistik mulai disalurkan kepada warga, serta koordinasi lintas sektor dilakukan guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. 

Fokus utama meliputi penyediaan makanan, tempat pengungsian, dan pemulihan akses infrastruktur yang terdampak. 

Di tengah situasi tersebut, relawan Senkom Mitra Polri Kabupaten Brebes hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat. Bantuan yang diberikan berupa bahan makanan bagi warga terdampak banjir. 

Kehadiran Senkom menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta dukungan moral bagi masyarakat yang sedang menghadapi bencana. 

“Kami ikut merasakan apa yang dialami saudara-saudara kita di sini. Semoga mereka diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Adi Jaya Susanto

Hingga saat ini, proses pemulihan masih berlangsung secara bertahap. Sejumlah akses jalan yang sempat terputus mulai diperbaiki, termasuk jalur transportasi yang terdampak genangan air. 

Sebagian warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara lainnya tetap bertahan di rumah sambil menjaga harta benda yang tersisa. 

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. 

Dalam situasi seperti ini, kepedulian dan kebersamaan menjadi kunci dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.***

Kapolsek Soreang Ikuti Rapat KRYD Arus Balik 2026, Pengamanan Diperkuat oleh Senkom di Pos Pam Al Fathu

25.3.26

Senkom Pos PAM Alfathu Soreang

Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung menurunkan tiga personel untuk membantu pengamanan di Pos Pengamanan (Pos PAM) Alfathu Soreang pada kegiatan pengamanan arus mudik dan aktivitas masyarakat. Kehadiran personel ini bertujuan mendukung kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat di wilayah Soreang.

Tujuan Penugasan Personel

Penugasan personel Senkom ini merupakan bagian dari sinergitas bersama aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kegiatan Pos PAM sendiri umumnya difokuskan pada pengamanan arus lalu lintas, pelayanan masyarakat, serta antisipasi potensi gangguan keamanan.

Selain itu, Senkom sebagai mitra Polri memiliki peran penting dalam membantu komunikasi, koordinasi, dan pemantauan di lapangan selama kegiatan pengamanan berlangsung.

Jalannya Kegiatan di Pos PAM Alfathu Soreang

Ketiga personel Senkom yang ditugaskan di Pos PAM Alfathu Soreang menjalankan berbagai tugas, seperti membantu pengaturan lalu lintas, memantau situasi sekitar, serta berkoordinasi dengan petugas gabungan dari Polri, TNI, dan instansi lainnya.

Pos PAM Alfathu sendiri merupakan salah satu titik strategis pengamanan di wilayah Kabupaten Bandung, khususnya dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan di kawasan Soreang.

Dalam pelaksanaannya, seluruh personel dituntut untuk tetap siaga, responsif, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Peran Senkom dalam Pengamanan

Keterlibatan Senkom dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen organisasi dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat.

Secara umum, Senkom memiliki fungsi utama dalam:

  • Komunikasi antar pos pengamanan
  • Koordinasi lintas instansi
  • Pemantauan kondisi lalu lintas dan situasi lapangan

Dengan adanya dukungan tersebut, diharapkan kegiatan pengamanan dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.

Harapan dan Manfaat

Melalui keterlibatan aktif dalam Pos PAM, Senkom Kabupaten Bandung diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam membantu kelancaran aktivitas dan memberikan rasa aman di tengah meningkatnya mobilitas warga.

Senkom Mitra Polri terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial, kebencanaan, serta mendukung keamanan bersama melalui sinergi dengan berbagai pihak.

--

Galeri foto dari Kapolsek Soreang Ikuti Rapat KRYD Arus Balik 2026, Pengamanan Diperkuat di Pos Pam Al Fathu - di sini.


Senkom kabupaten Bandung Tinjau Pos PAM Cikaledong, Bantu Urai Arus Mudik Nagreg


NagregSenkom Mitra Polri Kabupaten Bandung melakukan pengecekan personel pengamanan arus mudik dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Pos PAM Cikaledong, Nagreg, Selasa (24 Maret 2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung, Cipto Fidianto, dan disambut Kapolsek Nagreg sekaligus Kapos PAM Cikaledong, Rizal Adam.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Rizal Adam mengapresiasi peran aktif Senkom Mitra Polri yang turut membantu kelancaran lalu lintas di jalur selatan Bandung.

"Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung telah membantu mengurai kepadatan arus lalu lintas, baik dari arah Limbangan, Garut menuju Bandung maupun sebaliknya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung, Cipto Fidianto, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan anggota di lapangan.

"Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami pengurus Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung sedang melaksanakan kunjungan ke Posko Cikaledong di kawasan Simpang Nagreg. Kami mengunjungi rekan-rekan anggota Senkom Kabupaten Bandung yang sedang bertugas berkontribusi dalam pengamanan arus mudik Lebaran 2026. Semoga arus mudik tahun ini berjalan lancar dan aman. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," tuturnya.

Rizal Adam juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri sekaligus memberikan semangat kepada seluruh personel yang bertugas di lapangan.

"Saya, Kompol Rizal Adam, selaku Kapolsek Nagreg sekaligus Kapos PAM Cikaledong, mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, 1 Syawal. Mohon maaf lahir dan batin.

Kompol Rizal Adam dan Cipto Fidianto

Alhamdulillah, saat ini kita sedang melaksanakan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Tetap semangat kepada seluruh jajaran Senkom di manapun berada, baik di Cileunyi, Bojongsoang, Baleendah, Dayeuhkolot, hingga Soreang.

Jaga kekompakan, solidaritas, kesehatan, dan keselamatan dalam melaksanakan tugas. Terus bersinergi dengan seluruh instansi guna menyukseskan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Terima kasih," pungkasnya.***

Ketua Senkom Kabupaten Bandung Cek Kesehatan di Pos PAM Cikaledong Nagreg

25.3.26
Ketua Senkom Kabupaten Bandung cek kesehatan di Pos PAM Cikaledong Nagreg

Nagreg — Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung, Cipto Fidianto, melakukan pengecekan kesehatan di tenda medis Pos Pengamanan (Pos PAM) Cikaledong, Nagreg, Selasa (24/3/2026) siang, usai meninjau kesiapan personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi fisik tetap prima, mengingat Pos PAM Cikaledong merupakan salah satu titik krusial pengamanan arus mudik di jalur selatan Kabupaten Bandung yang kerap mengalami kepadatan.

Petugas kesehatan yang berjaga, Nazwa, menyampaikan hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah dalam kondisi normal.

“130 per 80, bagus ya Pak tensinya,” ujar Nazwa.

Selain itu, Cipto juga menanyakan jadwal tugas tenaga kesehatan di lokasi tersebut guna memastikan layanan medis siaga selama 24 jam dalam mendukung petugas gabungan.

“Dari jam 7 pagi hingga jam 7 malam,” jawab Nazwa menjelaskan sistem piket di Pos PAM Cikaledong.

Berdasarkan data pemantauan, volume kendaraan yang melintas di kawasan Nagreg selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 mencapai puluhan hingga ratusan ribu kendaraan per hari. 

Kondisi ini menjadikan Pos Pengamanan Cikaledong sebagai salah satu titik strategis dalam pengendalian arus lalu lintas, khususnya pada jalur selatan Jawa Barat yang menjadi perlintasan utama kendaraan dari arah timur menuju Bandung.

Peningkatan volume kendaraan tersebut juga berdampak pada munculnya sejumlah titik rawan kepadatan, sehingga diperlukan pengaturan lalu lintas secara situasional, termasuk penerapan rekayasa one way untuk menjaga kelancaran arus.

Cipto Fidianto, menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen mendukung tugas pengamanan bersama aparat kepolisian dan instansi terkait.

“Kami siap bersinergi dan berperan aktif dalam membantu pengamanan serta pengaturan lalu lintas, demi terciptanya arus mudik dan balik yang aman, lancar, dan kondusif,” ujarnya.***

Kapolsek Nagreg Apresiasi Peran Senkom dalam Pengamanan Arus Balik 2026

Kapolsek Nagreg berdialog dengan Ketua Senkom

NAGREG – Berangkat dari kediaman Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung, Cipto Fidianto, bersama Mulki selaku Sekretaris dan Ade Truna, rombongan melakukan kunjungan untuk memeriksa kesiapan personel yang bertugas di lapangan.

Kegiatan pengecekan personel pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dilakukan di wilayah Nagreg, Selasa (24/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kompol Rizal Adam Al Hasan, S.Pd., M.M., selaku Kapolsek Nagreg, menyambut baik kunjungan Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung, Cipto Fidianto.

Kunjungan berlangsung pada siang hari usai diberlakukannya rekayasa lalu lintas berupa sistem one way di jalan provinsi kawasan Nagreg menuju arah Tasikmalaya, sebagai langkah mengurai kepadatan kendaraan.

Kapolsek Nagreg menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026, termasuk unsur TNI, Dinas Perhubungan, tim kesehatan, serta Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung.

Menurutnya, sinergi antarinstansi sangat penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas, khususnya di jalur Nagreg yang menjadi salah satu titik krusial selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kompol Rizal Adam Al Hasan (Tengah)


Penyerahan buah tangan dari Ketua Senkom untuk Personil di Cikaledong

Kegiatan monitoring ini juga bertujuan memastikan kesiapan personel di lapangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan.***

Dokumentasi selengkapnya di sini.

Rekayasa One Way Diberlakukan di Cikaledong Nagreg, Senkom Kabupaten Bandung Lakukan Pemantauan

24.3.26

Kabupaten Bandung – Selasa siang, 24 Maret 2026, arus lalu lintas di kawasan Cikaledong, Nagreg, terpantau mengalami peningkatan signifikan.


Menyikapi kondisi tersebut, rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) diberlakukan guna mengurai kepadatan kendaraan.


Informasi tersebut dilaporkan oleh personel Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung yang bertugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) Cikaledong, Nagreg, sebagai bagian dari dukungan pengamanan arus mudik Lebaran 2026.


Pemberlakuan one way dilakukan oleh petugas gabungan untuk memperlancar arus kendaraan, khususnya yang mengarah ke wilayah Jawa Tengah.


Arus kendaraan terpantau padat namun tetap bergerak dengan pengaturan yang dilakukan di lapangan.


Personel Senkom bersama unsur pengamanan lainnya terus melakukan pemantauan serta membantu kelancaran lalu lintas di titik tersebut.


Kehadiran mereka di Pos Pam menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat tahun 2026.


Diperkirakan volume kendaraan akan terus meningkat menjelang puncak arus mudik, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan.



Berikut versi yang sudah dirapikan, lebih formal, dan mengalir sesuai gaya laporan Senkom:

Pada pagi hari, Haruno, salah satu personel yang bertugas, melaporkan bahwa kondisi arus lalu lintas di Posko Nasional Cikaledong, Nagreg, Kabupaten Bandung, terpantau relatif ramai lancar.

Petugas gabungan di lokasi tetap melakukan langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dan Ciamis dengan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way secara situasional.

Penerapan one way dilakukan menyesuaikan dengan peningkatan volume kendaraan, khususnya di jalur mudik selatan Jawa Barat. 

Hingga pukul 09.40 WIB, arus lalu lintas di kedua arah terpantau masih dalam kondisi terkendali.

Kondisi Cuaca: Cerah

Kondisi Lalu Lintas (Pukul 09.40 WIB):

Arah Bandung menuju Tasikmalaya–Ciamis: ramai lancar (dengan pengaturan one way situasional)


Arah Ciamis–Tasikmalaya menuju Bandung: ramai lancar

Kekuatan Personel:

POLRI: 20 personel


TNI: 2 personel


Senkom: 4 personel


Dishub: 4 personel


Dinkes: 4 personel

Total: 34 personel***

Tips Arus Balik 2026: Pantau Tol via CCTV & Aplikasi

24.3.26

Tips Arus Balik 2026: Pantau Tol via CCTV dan Aplikasi untuk Hindari Macet

Tips Arus Balik 2026: Pantau Tol via CCTV dan Aplikasi untuk Hindari Macet

Puncak arus balik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026, dengan lonjakan kendaraan di sejumlah ruas tol utama seperti Tol Cipali dan Tol Trans Jawa. Pemudik disarankan memanfaatkan teknologi untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

1. Pantau Kondisi Tol Lewat CCTV

Layanan CCTV dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memungkinkan pemudik melihat kondisi jalan secara langsung sebelum berangkat.

Ruas tol yang bisa dipantau:

✅ Tol Cipali

✅ Tol Jakarta–Cikampek

✅ Tol Cipularang

✅ Tol Jagorawi

✅ Tol Tangerang–Merak

Dengan fitur ini, pemudik dapat memilih waktu perjalanan yang lebih tepat.

2. Gunakan Aplikasi Navigasi Real-Time

Aplikasi navigasi membantu memantau kemacetan dan mencari jalur alternatif:

✅ Google Maps: info lalu lintas & estimasi waktu

✅ Waze: laporan kondisi jalan real-time

✅ Aplikasi Jasa Marga: info rekayasa lalu lintas

3. Hindari Waktu Puncak Arus Balik

Puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026. Sebaiknya pilih waktu perjalanan di luar jam padat untuk menghindari kemacetan panjang.

4. Siapkan Kendaraan dan Perbekalan

Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, bahan bakar cukup, serta saldo e-toll tersedia agar perjalanan tidak terhambat.

5. Istirahat Secukupnya di Rest Area

Gunakan rest area untuk menghindari kelelahan selama perjalanan jarak jauh, demi keselamatan berkendara.

Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas seperti one way dan contraflow untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Dengan memanfaatkan teknologi dan perencanaan yang matang, perjalanan arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman.***

Foto dan Peristiwa di Pos Pengamanan Al Fathu, Soreang, Kabupaten Bandung

24.3.26

Hari ini, Selasa, 24 Maret 2026, kegiatan pengamanan serta pengaturan arus mudik dan arus balik Lebaran masih terlihat sibuk di Soreang, Kabupaten Bandung.

Berikut dokumentasi foto dan peristiwa yang terjadi di Pos Pengamanan Al Fathu, Soreang, Kabupaten Bandung, dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.




Foto-foto merupakan dokumentasi milik Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung.

Senkom Mitra Polri Ikuti Apel pagi di Pos Gabungan Tugu Pramuka Cianjur

Cianjur, 23 Maret 2026 — Apel pagi di Pos Gabungan Tugu Pramuka Cianjur baru digelar menjelang siang akibat tingginya aktivitas petugas di lapangan. 

Sejumlah personel harus memprioritaskan penanganan langsung terhadap pemudik, terutama dari unsur PMI yang menangani korban kecelakaan dan kondisi darurat lainnya.

Kondisi tersebut menunjukkan intensitas pelayanan di pos gabungan cukup tinggi, sehingga sebagian petugas belum dapat mengikuti apel tepat waktu. 

Meski demikian, seluruh unsur tetap menjalankan tugasnya sesuai fungsi masing-masing demi memastikan keselamatan dan kenyamanan pemudik.

Personel Pos Pam Dayeuhkolot Jalani Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Dayeuhkolot — Personel Pos Pengamanan (Pos Pam) Simpang Alun Dayeuhkolot tidak terkecuali Senkom Mitra Polri menjalani pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Dayeuhkolot pada Senin (23/03/2026). 


Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi fisik seluruh personel tetap prima dalam menjalankan tugas pengamanan serta memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Kronologi Kegiatan

Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan di lokasi Pos Pam dengan melibatkan tenaga medis profesional. Setiap personel menjalani serangkaian pengecekan, mulai dari tekanan darah, kondisi umum kesehatan, hingga konsultasi medis ringan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kelelahan maupun gangguan kesehatan yang berpotensi terjadi selama pelaksanaan tugas di lapangan, terutama dalam situasi peningkatan aktivitas masyarakat.

Pengawasan dan Kedisiplinan Personel

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan absensi personel serta kontrol dan pengawasan langsung oleh Provos Polresta Bandung. Pengawasan ini bertujuan memastikan kedisiplinan dan kesiapsiagaan seluruh anggota tetap terjaga selama bertugas.

Kehadiran Provos menjadi bagian penting dalam menjaga standar operasional di lapangan, sekaligus memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai prosedur yang berlaku.

Dukungan Pimpinan untuk Kesiapan Anggota

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kondisi fisik yang prima sangat berpengaruh terhadap kinerja personel dalam menjalankan tugas pengamanan.

“Dengan adanya pemeriksaan kesehatan dan pengawasan secara rutin, diharapkan seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan optimal serta tetap dalam kondisi sehat dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen dalam menjaga kesiapan personel di lapangan. Dengan kondisi yang sehat dan disiplin yang terjaga, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal serta situasi keamanan tetap kondusif.***

Senkom Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan di Arus Lebaran 2026

23.3.26
Ilustrasi arus mudik lebaran 2026 tol trans jawa kendaraan padat

Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan di sejumlah jalur utama nasional, seperti Pantura dan ruas tol Trans-Jawa, sejak awal pekan. 

Meski Hari Raya belum tiba, pergerakan kendaraan pemudik sudah memadati infrastruktur transportasi darat. 

Dalam kondisi tersebut, Senkom Mitra Polri melalui Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen), H. Aan Dwi Puantoro, menyampaikan imbauan penting terkait keselamatan berkendara pada Senin (23/03/2026).

Kronologi Peningkatan Arus Mudik

Peningkatan volume kendaraan terlihat lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya. Jalur Pantura dan tol Trans-Jawa menjadi titik utama kepadatan, terutama pada jam-jam tertentu. 

Kondisi ini menuntut kesiapan pemudik, baik dari segi fisik, kendaraan, maupun perencanaan perjalanan.

Dalam keterangannya, H. Aan Dwi Puantoro menekankan bahwa mudik bukan sekadar perjalanan menuju kampung halaman, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral setiap pengguna jalan untuk menjaga keselamatan bersama.

Peran Senkom dalam Edukasi Keselamatan

Senkom Mitra Polri turut aktif dalam memantau arus mudik sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Imbauan yang disampaikan menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapan selama perjalanan jauh.

“Banyak pemudik yang terlalu fokus ingin cepat sampai, hingga mengabaikan kondisi tubuh dan kendaraan. Padahal, keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Aan.

Ia mengingatkan bahwa pengemudi harus peka terhadap kondisi kendaraan. Indikasi kecil seperti suara mesin tidak normal atau getaran pada kemudi perlu segera diperiksa untuk mencegah risiko kecelakaan di jalan.

Selain itu, ia juga menyoroti kebiasaan penggunaan bahu jalan yang masih sering terjadi. Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi mengganggu jalur darurat yang seharusnya digunakan untuk kendaraan prioritas seperti ambulans atau petugas.

“Bahu jalan bukan tempat istirahat. Jika lelah, sebaiknya manfaatkan rest area atau keluar tol untuk beristirahat,” tegasnya.

Pentingnya Manajemen Perjalanan

Dalam era digital saat ini, pemudik juga diimbau untuk memanfaatkan teknologi guna memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Informasi mengenai rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow dapat membantu menghindari kemacetan.

Selain itu, manajemen kelelahan menjadi faktor penting dalam keselamatan berkendara. Pemudik disarankan untuk beristirahat secara berkala, menjaga asupan cairan, serta merencanakan rute perjalanan dengan matang.

Penutup

Senkom Mitra Polri menegaskan komitmennya dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama arus mudik Lebaran 2026. Edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan lancar.

“Ada keluarga yang menunggu di rumah. Kecepatan mungkin mempercepat waktu tempuh, tetapi kesabaran yang memastikan kita tiba dengan selamat,” tutup Aan.***

Senkom Kabupaten Bandung Ikut Pos Pam Mobile





Dua Personil Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung mendampingi Ketua Senkom Mitra Polri Jawa Barat, Titok Tosan Batoro melaksanakan kegiatan Pos PAM Mobile.

Jaelan Nurfiana dan Agung Mufti Hasan adalah personil Senkom MP Kabupaten Bandung. Berdasarkan pantauan di lapangan, kedua personel tersebut terlihat bergabung bersama tim di. Pos Pengamanan Letter U Gentong, Tasikmalaya

Senkom Kabupaten Bandung Laporkan Arus Mudik Nagreg Padat Merayap

Sama seperti halnya Pos PAM lainnya, di Cikaledong pun terdapat pos pengecekan kesehatan.


Kabupaten Bandung – Arus lalu lintas di kawasan Cikaledong, Nagreg, Kabupaten Bandung terpantau padat merayap pada Senin (2026), khususnya dari arah Bandung menuju Tasikmalaya sejak pukul 10.26 WIB.

Laporan dari anggota Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung, Haruno, menyebutkan bahwa kepadatan terjadi di jalur utama mudik, sementara arus dari arah Tasikmalaya menuju Garut dan Bandung terpantau ramai namun tetap lancar.

Petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta Senkom Mitra Polri dikerahkan untuk mengatur kelancaran lalu lintas di titik rawan kepadatan tersebut. 

Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung

Pos Pelayanan dan Pengamanan Cikaledong Nagreg menjadi salah satu titik fokus pengawasan selama arus mudik berlangsung.

Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari operasi pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026 yang digelar oleh Polresta Bandung. Seluruh personel disiagakan untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali dan meminimalisir kemacetan panjang.

Dengan mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, seluruh pihak berharap situasi lalu lintas di wilayah Kabupaten Bandung tetap aman, tertib, dan kondusif selama periode Lebaran.***

Foto & Peristiwa: Personil Senkom Mitra Polri Cianjur dan Masyarakat Cek Kesehatan Gratis di Pos PMI Tidak Jauh dari Pos PAM Lebaran 2026

Dari media Sosial terpantau bahwa Pos PAM Pelayanan Arus Balik dan Mudik Lebaran 2026 berdampingan dengan Pos Pelayanan PMI Cianjur.

Warga masyarakat merasa terbantu dengan adanya layanan Kesehatan ini termasuk petugas piket di Pos PAM Senkom bisa terlayani.
 
"Alhamdulillah semua sehat," ucap Agus Hanie - salah satu personil yang bertugas di lokasi pada Senin, 23 Maret 2026.

Puncak Mudik Diprediksi di Jalur Sadu, Senkom Diminta Perkuat Pengamanan di Soreang

23.3.26

Antisipasi Puncak Mudik, Polda Jabar Minta Senkom Perkuat Pengamanan Jalur Sadu

Dalam upaya mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026, jajaran Polda Jawa Barat melalui Kombes Pol. Budhi B melakukan koordinasi dengan Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung, Cipto Fidianto. Pertemuan tersebut berlangsung di Pos Pengamanan (Pos PAM) Al Fathu Soreang, Kabupaten Bandung, pada Senin (23/3/2026).

Pertemuan ini membahas strategi pengamanan dan pengaturan lalu lintas, khususnya di titik rawan kepadatan selama arus mudik. Jalur perlintasan Sadu diprediksi menjadi salah satu titik dengan tingkat kepadatan tertinggi.

Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung, Cipto Fidianto, menjelaskan bahwa hasil koordinasi bersama pihak kepolisian menunjukkan perlunya pembagian wilayah tugas secara efektif bagi para personel di lapangan.

“Setelah berdiskusi dengan Kapolsek dan perwakilan Polda Jabar, diperkirakan puncak kepadatan akan terjadi di jalur Sadu. Untuk itu, personel Senkom diharapkan dapat berbagi wilayah penugasan agar pengamanan lebih optimal,” ujarnya.

Selain fokus pada pengamanan arus lalu lintas, Senkom juga memastikan kesiapan fisik para anggotanya. Sejumlah personel melakukan pemeriksaan kesehatan dengan mendatangi pos layanan kesehatan di sekitar lokasi tugas.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kelelahan maupun gangguan kesehatan selama bertugas, sehingga kondisi personel tetap prima dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

Dengan sinergi antara kepolisian dan Senkom Mitra Polri, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, lancar, dan terkendali, khususnya di wilayah Kabupaten Bandung.***

Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang Dirikan Rest Area Mudik di Pakisaji, Bagikan 1.750 Takjil Gratis

23.3.26

Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Idul Fitri 1447 H, Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri mendirikan rest area bagi pemudik di depan Kantor DPD Golkar, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. 

Selain menyediakan tempat istirahat, mereka juga membagikan 1.750 paket takjil gratis kepada pengguna jalan selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Maret 2026.

Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menilai keberadaan rest area ini sangat membantu pemudik, terutama karena berada di jalur yang padat saat periode mudik Lebaran.

“Setelah evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya, program ini terbukti bermanfaat bagi masyarakat. Jalur ini memang padat, baik menjelang hari H maupun setelah Lebaran,” ujar Taat, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, fasilitas yang disediakan tergolong lengkap dan representatif. Mulai dari tempat salat yang luas, area makan, tempat beristirahat, hingga tempat tidur yang bisa dimanfaatkan pemudik untuk memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan.

“Lokasinya strategis dan fasilitasnya memadai. Ini sangat membantu pemudik yang ingin beristirahat dengan nyaman,” tambahnya.

Tak hanya menyediakan fasilitas fisik, Senkom juga menggelar kegiatan sosial dengan membagikan takjil gratis kepada para pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Ketua Umum Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang, Lukman Hakim, menjelaskan bahwa program rest area ini telah berjalan sejak 2009 dan menjadi agenda rutin setiap musim mudik. Pemilihan lokasi di halaman Kantor DPD Golkar didasarkan pada pertimbangan luas area dan tingginya mobilitas kendaraan yang melintas.

“Lokasi ini kami pilih karena luas, strategis, dan banyak dilalui rombongan pemudik,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, rata-rata 20 hingga 30 pemudik singgah setiap harinya untuk beristirahat. Bahkan, pernah ada rombongan pemudik dari Bali yang memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Alhamdulillah, antusiasme pemudik cukup tinggi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya.***

Anggota Senkom MP Kabupaten Bandung Sempatkan Cek Kesehatan di Sela Sela Kegiatan Bertugas di Pos PAM Al Fathu




Di hari ke-2 Idul Fitri Syawal 1447 H/ Minggu, 22 Maret 2026, Anggota Senkom Toni Filana dan Yahya melkaukan cek kesehatan, demikian yang dilaporkan oleh Wakil Ketua PH MAL Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung, M. Asep Kabul.***

Cipto Fidianto Resmi Pimpin Senkom Bandung Periode 2025–2030

22.3.26
Kabupaten Bandung – Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung resmi memiliki kepengurusan baru setelah Cipto Fidianto dilantik sebagai ketua untuk masa bakti 2025–2030 pada Minggu (25/5/2025). Pelantikan dilakukan usai terbitnya Surat Keputusan dari pengurus Senkom Provinsi Jawa Barat.

Sebanyak 93 peserta yang mewakili 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menjadi bagian dari konsolidasi organisasi dalam menguatkan peran relawan komunikasi di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hasil Muskab IV dan Proses Pembentukan Pengurus

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Kabupaten (Muskab) IV yang telah digelar pada 19 April 2025. Dalam forum tersebut, Cipto Fidianto terpilih sebagai ketua setelah unggul dalam proses pemungutan suara.

Setelah terpilih, Cipto bersama tim formatur kemudian menyusun struktur kepengurusan baru. Formasi tersebut melibatkan berbagai unsur relawan yang memiliki peran dalam mendukung komunikasi serta pengamanan lingkungan masyarakat.

Dihadiri Pengurus Provinsi dan Mitra Kamtibmas

Acara pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus Senkom Provinsi Jawa Barat serta perwakilan organisasi mitra kamtibmas lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap kepengurusan baru sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Bandung.

Perkuat Peran Relawan Kamtibmas

Dengan dilantiknya kepengurusan baru, Senkom Kabupaten Bandung diharapkan semakin optimal dalam menjalankan peran sebagai mitra kepolisian, khususnya dalam bidang komunikasi, informasi, dan pengamanan lingkungan.

Kepengurusan periode 2025–2030 ini juga diharapkan mampu meningkatkan kontribusi organisasi dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat.***

Patroli Senkom Kabupaten Bandung Pantau Arus Mudik di Pos Al Fathu

Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung memantau arus mudik di Pos Terpadu Al Fathu, imbau pemudik jaga kesehatan dan keselamatan perjalanan, 18 Maret 2026.


Dalam foto Ketua Senkom Kabupaten Bandung, Cipto Fidianto (tengah), sedang berdiskusi bersama petugas Pos PAM Al Fathu.

Di hari yang sama, Cipto pun mengunjungi pos kesehatan.




Pembina Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung, H. Dadang Sujana, Ketua, dan Sekretaris, Mulki Z. Nurfalah melakukan patroli ke Pos Terpadu Al Fathu dan bertemu dengan Kombes Pol. Budhi B.

Arus lalu lintas di kawasan Al Fathu terpantau ramai lancar pada H-1 Lebaran. 

Namun, diperkirakan akan terjadi peningkatan volume kendaraan hingga padat pada H+ Lebaran.

Senkom Mitra Polri setiap tahun berkontribusi dalam pengamanan, khususnya saat arus mudik dan balik Lebaran.

Di Kabupaten Bandung, personel Senkom tersebar di beberapa titik pos pengamanan, dengan jumlah 4 hingga 8 personel di setiap posko.

Ketua mengimbau kepada para pemudik agar selalu menjaga kesehatan dan kebugaran selama perjalanan. 

Pemudik juga diingatkan untuk beristirahat saat lelah dan tidak memaksakan diri untuk terus berkendara demi keselamatan bersama.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan juga bertemu dengan Kombes Pol. Budhi B., guna berkoordinasi terkait situasi pengamanan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, arus lalu lintas di kawasan Al Fathu pada H-1 Lebaran terpantau ramai namun masih lancar. 

Meski demikian, kepadatan kendaraan diperkirakan akan meningkat signifikan pada H+ Lebaran, seiring arus balik pemudik.

Senkom Mitra Polri secara rutin berkontribusi dalam kegiatan pengamanan, khususnya pada momentum mudik dan balik Lebaran. 

Di wilayah Kabupaten Bandung, personel Senkom disiagakan di sejumlah titik strategis, dengan kekuatan antara 4 hingga 8 personel di setiap posko.

Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung, Cipto mengimbau para pemudik untuk tetap menjaga kondisi fisik selama perjalanan. 

Ia menekankan pentingnya istirahat yang cukup serta tidak memaksakan diri saat kelelahan.

"Keselamatan adalah yang utama. Jika merasa lelah, sebaiknya segera beristirahat dan jangan memaksakan diri untuk terus berkendara," ujarnya.

Dengan sinergi antara aparat keamanan dan elemen masyarakat, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.***
 
Copyright © Senkom Mitra Polri Kabupaten Bandung. Designed by OddThemes